Sunday, November 29, 2009

Horee...Jakarta Punya Stasiun Pemantau Kualitas Udara

Gubernur Fauzi Bowo meresmikan Stasiun Pemantau Kualitas Udara Tepi Jalan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu (29/11) pagi ini. "Ini adalah alat bantu ukur yang canggih untuk bercermin diri," kata Foke, begitu biasa gubernur di sapa.

Maksudnya, jika stasiun ini menampilkan data yang menunjukkan kualitas udara di sekitar Bundaran Hotel Indonesia buruk maka ada yang salah dari kebijakan pemerintah. Tapi juga menunjukkan perilaku warga Jakarta yang tidak konstruktif. "Kita lihat ke depan, mari kita jadikan tempat ini untuk menunjukkan tanggungjawab kita, bukan hanya menunut hak tapi memberi kontribusi juga," ujar Foke.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa alat ini adalah bukti komitmen pemerintah dan warga Jakarta untuk mewujudkan kualitas udara yang bersih. Jakarta sendiri mematok target penurunan emisi sampai 26 persen.

Stasiun pemantau kualitas udara ini terletak di sebelah Kantor Kepolisian Pos Thamrin. Saat ini hanya ada di Jakarta dan satu-satunya di Indonesia. Biaya yang dihabiskan mencapai Rp 5,5 miliar. "Rp. 5,5 miliar tidak ada artinya jika untuk kepentingann masyarakat. Mari kita rencanakan untuk dapat perbanyak alat ini," pungkas Foke.

Di Kawasan Bundaran HI sendiri banyak sekali warga Jakarta mengisi hari bebas kendaraan bermotor yang berlaku dari Jalan Sudirman sampai Jalan Thamrin. Ada yang lari-lari, bersepeda, senam atau sekadar jalan-jalan dengan anggota keluarga.

No comments:

Post a Comment

About

Nias Bakal Menjadi Salah Satu Pilihan Peluncuran Roket Pembawa Satelit Lapan Lanjut

More

Recent

Newsletter